https://www.beachviewbreakfastandgrill.com/

Pesona Ekowisata Karang Gading Langkat

Pesona Ekowisata Karang Gading Langkat

Pesona Ekowisata Karang Gading Langkat, Magnet Baru Wisatawan Mancanegara – Pesona Ekowisata Karang Gading Langkat, Magnet Baru Wisatawan Mancanegara

KBRN, Medan – Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading di kenal sebagai satu-satunya hutan mangrove alami di pesisir Sumatra Utara. Kawasan yang berada di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara ini tidak hanya berfungsi sebagai wilayah pelestarian, tetapi kini berkembang menjadi destinasi ekowisata yang mulai menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Program Pemberdayaan yang Mendorong Ekowisata

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe, Amenson Girsang, mengungkapkan bahwa BBKSDA Sumatra Utara menjalankan program pemberdayaan masyarakat di 17 desa yang berada di sekitar SM Karang Gading dan Langkat Timur Laut.

“Kami memiliki program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan SM Karang Gading dan Langkat Timur Laut,” ujar Amenson saat di temui di Desa Tanjung Ibus, Senin (23/9/2025).

Salah satu desa yang terlibat aktif adalah Desa Tanjung Ibus, melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Mangrove Sejahtera, yang fokus mengembangkan wilayahnya sebagai ekowisata mangrove.

Ekowisata Mangrove dengan Fasilitas Lengkap

Ketua KTH Mangrove Sejahtera, Aliandi, menjelaskan bahwa ekowisata di Tanjung Ibus menghadirkan berbagai aktivitas alam yang dapat di nikmati wisatawan. Beberapa fasilitas dan kegiatan unggulan di kawasan ini antara lain:

1. Camping Ground

Pengunjung dapat berkemah di area yang sudah di siapkan untuk menikmati suasana alam mangrove pada malam hari.

2. Susur Sungai

Wisatawan dapat menaiki sampan untuk menjelajahi aliran sungai di SM Karang Gading–Langkat Timur Laut. Rute susur sungai meliputi:

  • Pulau Burung
  • Pantai Cemara
  • Hutan adat di Desa Jaring Halus

3. Herping (Observasi Reptil)

Kegiatan unik ini mengajak pengunjung masuk ke area hutan untuk mencari dan memotret reptil seperti ular, biawak, hingga buaya.

Baca juga : Magasatwa Rawa Singkil Orangutan Sumatera

4. Birdwatching dan Fotografi Alam

Kawasan ini menjadi habitat berbagai burung endemik, sehingga cocok bagi pecinta fotografi dan pengamat burung.

Harapan untuk Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan

Aliandi berharap BBKSDA terus memberikan pendampingan agar pengembangan ekowisata di Karang Gading semakin optimal dan mampu menarik wisatawan domestik maupun internasional. Ia juga menekankan pentingnya keberadaan ekowisata ini sebagai sumber penghidupan baru bagi masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *